Kisah Seorang Tukang Kayu

Kategori │kata kata bijak

Aku bergantung pada persangkaan hamba-Ku. Dan, Aku bersamanya jika ia mengingat Aku. Jika ia mengingat-Ku, Akupun mengingatnya dalam hati-Ku. Jika ia mengingat Aku dalam suatu Majelis, akupun mengingatnya dalam sautu majelis yang lebih baik dari mereka. Dan jika ia mendekati-Ku sejengkal, akan mendekatinya sehasta, Aku akan mendekatinya sedepa. Dan jika ia mendekatiku dengan berjalan, aku akan mendekatinya dengan berlari.”
(HR Bukhari, Muslim dan Ahmad)



Seorang raja akan menjatuhkan hukuman mati terhadap seorang tukang kayu dengan alasan kesalahan yang tidak jelas berita tentang keputusan itu bocor kepada si tukang kaya sebelum pengunguman resmi keluar. Akibatnya, malam itu si tukang kayu tidak bisa memejamkan mata untuk tidur. Istri menasehati, “ Tidurlah di malam ini seperti malam malam sebelumnya. Tuhan hanya satu, sementara pintu keluar dari masalah sangat banyak.” Kalimat yang menentramkan itu tepat masuk kedalam hatinya hingga ia bisa menenangkan diri dan akhirnya bisa tidur pulas.

Ia baru terbangun dipagi hari ketika pintu rumahnya diketuk oleh beberapa orang prajurit. Wajahnya langsung pucat. Ia melihat kepada istrinya dengan pandangan putus asa, menyesal dan sedih karena telah mempercayai kata kata istrinya semalam. ILU membuka pintu dengan kedua tangan menggigil. Ia ulurkan tangannya ke arah pegawai supaya di ikat. Para pegawai yang datang tersebut berkata kepadanya penuh keheranan, “Raja sudah wafat”, kami memintamu untuk membuatkan sebuah peti mati untuk baginda.” Seketika itu juga wajah si tukang kayu berubah ceria. Kemudian, ia melemparkan pandangan tanda mohon maaf ke arah istrinya. Istrinya tersenyum.

Begitulah kadang kala seorang hamba berpikir sampai letih tentang masalahnya __ tanpa ingat Allah, padahal Allah yang memiliki semua rencana dan aturan. Siapa yang merasa hebat karena jabatan, hendaklah ia mengingat Fir’aun. Siapa yang merasa hebat karena harta, hendaklah ia mengingat Qarun. Siapa yang merasa hebat karena keturunan, hendaklah ia mengingat Abu Lahab.
Kehebatan, kekuasaan dan kemuliaan hanya milik Allah. Dia berikan kepada siapa yang Dia kehendaki, dan Dia cabut dari siapa yang Dia kehendaki. Jangan hukum masa depanmu dengan kondisi hari ini ___ bila hari ini belum sesuai harapan-mu. Allah Mahakuasa mengubahnya sekejab. Tugas kita hanya berusaha, terus berdo’a dan yakin pertolongan Allah akan datang. Yakin .... usaha...

Hikmah

1.Balasan kebahagian bagi orang orang yang senantiasa menjadikan Allah SWT dan tempat bergantung dan bersandar dari berbagai persoalan hidupnya.
2.Kehebatan dan kekuasaan dalam kehidupan ini hanya milik Allah
3.Manusia berkewajiban berusaha, berdoa dan yakin atas pertolongan Allah SWT.



  • Artikel (kata kata bijak)dari kategori yang sama


    Komentar akan di phulis setelah di setujui
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Kisah Seorang Tukang Kayu
      Komentar(0)