Bagaimana membatalkan email yang sudah terkirim

Kategori │Tips dan cara

Mungkin anda sering mendengarkan kata tidak akan menemukan kesempatan yang sama, akan tetapi berbeda halnya dengan email,
Ini merupakan pengetahuan kecil bahkan tidak apa-apa bagi yang sudah mengetahuinya, akan tetapi dengan adanya fitur gmail undo/urung kirim dapat menekan terjadinya keselahan ketika pesan yang terkirim dapat di urungkan kembali.

Sudah berapa kali anda mengerim pesan melalui email dan setelah terkirim anda menyadari terdapat kesalahan dalam pesan tersebut baik dalam ejaan maupun penerima pesan.

Proses pembatalan email dapat dilakukan maksimal 3o detik setelah pesan terkirim, setelah 30 detik berlalu fitur ini tidak dapat dimanfaatkan kembali dan fitur ini hanya dapat dilakukan menggunakan PC.

Cara setting
1.Klik setting/setelan
2.Pada baris ke 5 tepatnya urung kirim/batal kirim terdapat kotak kecil untuk di ceklis bila ingin mengaktifkan fitur pembatalan .
3.Langkah selanjutnya pada bagian paling bawah silahkan klik simpan perubahan dan selesai.





Proses pembatalan

Seperti dijelaskan diatas fitur ini hanya bisa digunakan menggunakan PC dan waktunya-pun tidak lebih dari 30 detik pesan untuk urung kirim akan menghilang dengan sendirinya. Caranya sebagai berikut,

Anggap saja anda telah mengirim pesan kurang dari 30 detik ,
Biasana setelah anda klik kirim akan terlihat notifikasi yakni pesan anda telah terkirim, urungkan dan lihat pesan.
Bila ingin membatalkan silahkan klik urungkan/batal, dan pesan anda telah dibatalkan




Sekian tips pembatalan email sebelum 30 detik, semoga dengan mengaktifkan fitur ini dapat menekan terjadinya kesalahan ketika anda mengirim pesan

http://ekononomi.hatenablog.com



  • Artikel (Tips dan cara)dari kategori yang sama


    Komentari Artikel ini
    informasi yang bagus, dapat memberi pencerahan, sukses selalu
    http://www.ulasanhp.com/
    Posted by ulasanhp at 2018/03/09 12:16
    KABAR BAIK!!!

    Nama saya Amisha, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu untuk Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran dimuka, tetapi mereka adalah orang-orang iseng, karena mereka kemudian akan meminta untuk pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, sehingga hati-hati dari mereka penipuan Perusahaan Pinjaman.

    Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial dan putus asa, saya telah tertipu oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan digunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Suzan, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp700,000,000 (700 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dan tingkat bunga hanya 2%.

    Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan, telah dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.

    Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email nyata: Suzaninvestment@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda menuruti perintahnya.

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: Amisha1213@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Suzan, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Suzan, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: Lukman.karina@yahoo.com sekarang, semua akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening mereka bulanan.

    Sebuah kata yang cukup untuk bijaksana.
    Posted by Amisha at 2018/02/15 09:04
    Silahkan masukan huruf yang tertulis pada gambar di atas dengan benar.
     

    Isi tulisan akan diterbitkan dan hanya pemilik blog yang dapat menghapusnya.

    削除
    Bagaimana membatalkan email yang sudah terkirim
      Komentar(2)