2016 Riau bebas asap akankah hal yang sama terjadi pada 2017

Kategori │umum

Hampir Setiap riau merupakan langganan sekaligus penyumbang asap terbanyak hingga ke negeri tetangga. Persoalan asap memang tidak lagi hal yang asing di indonesia di berbagai daerah seperti sukatra, riau, kalimantan dan provinsi lainnya sillih berganti dalam kebakaran hutan dan gambut.

Dampak yang ditimbulkan asap tebal tersebut sangat merugikan banyak pihak, banyak layanan public berhentiberoperasi bahkan untuk keluar rumah saja sangat sulit. Yang lebih tragis kebakaran yang terjadi disemjumlah provinsi hutan dengan sengaja dibakar oknum yang tidak bertanggung jawab. Alasan terjadinya pembakaran hutan tidak lain adalah motiv ekonomi. Ditahun 2015 yang lalu polda riau dan bareskrimm polri menggungkap, berdasarkan data dari BNPB adanya pembakaran hutan dan lahan pribadi dan tidak dikontrol.

Biaya yang dikeluarkan untuk membuka lahan baru dengan cara membakar hanya membutuhkan biaya antara 600r ibu sampai dengan 800ribu /ha sedangkan bila tanpa membakar biaya yang harus ditanggung jauh lebih tinggi yakni berkisar 3,4 juta/ha

saat yang sama polisi juga menetapkan 12 perusahaan besar sebagai tersangka atas pembakaran hutan yang berada disumatra dan kalimantan. Selain 12 perusahaan tersebut penyidik juga menetapkan 209 orang menjadi tersangka. Itu hanya sedikit diantara banyaknya kasus kebakaran hutan di negeri ini.

Atas kejadian tersebut presiden mengintruksikan kepada bahawannya (pangdam dan kapolda riau) agar tidak terjadi lagi. dikutip dari detik news Pangdam bukit barisan 1 riau mayjen lowdewyk pusung menekankan pada saat musim panas 2017 nanti tidak jgn sampai berasap lagi. Bila kebakaran hutan masih ditemukan diwilayahnya maka dia akan mencopot bawahannya (danrem, wira bima)

Ia menambahkan bila masih terdapat asap maka hukumnya haram, tahun 2017 harus sama dengan tahun lalu (206), riau bebas asap, pungkas mayjen lowdewyk pusung disela sela bakti sosial pembagian kaki palsu di pekabaru.

Pangdam juga mengatakan bahwa presiden telah menekankan, bila masih terjadi kebakaran hutan maupun lahan yang menimbulkan asap maka konsekuensinya pangdam akan dicopot.

Bilamana ditahun 2017 ini masih ditemukan asap, sebelum saya dicopot panglima, maka saya akan terlebih dahulu mencopot posisi danrem, begitu juga sebaliknya tentu danrem akan mencopot posisi dandimnya. Ujar mayjen lowdewyk pusung sambil tertawa.


mayjen lowdewyk pusung menegaskan pihaknya akan terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak TNI, POLRI dan BPBD serta masyarakat untuk memerangi asap terutama pada musim panas nanti.

.... semoga saja sampai dengan penghujung 2017 riau terbebas dari asap akibat kebakaran hutan dan lahan sesuai dengan janji Pangdam I bukit barisanmayjen lowdewyk pusung

Cekkembali